Wednesday, March 14, 2018

Kerusakan Blok Horisontal Dan Cara Memperbaikinya

TELEVISI DIHIDUPKAN TRANSISTOR HOT LANGSUNG RUSAK
jangan dipasang dahulu HOT / Horizontal OUT Transistornya, andai HOT dilepas maka tegangan B+ tidak inginkan keluar, cek apakah tegangan BT 110 volt normal? andai transistor horizontal tidak disupplay B+ tegangan bakal naik, cek dengan osciloscop, apakah frekuensi HOR benar? dapat dicek bagian base atau colector transistor drive.

FREKUENSI HORIZONTAL BERUBAH
jika urusan ini terjadi maka akan mengakibatkan transistor HOT rusak, kalau oscilator memakai RC resonan, maka periksalah nilai R dan Coba ganti resonator keramiknya.
cek resonance pada HOT. andai nilainya turun dapat mengakibatkan transistor rusak.
cek dioda - dioda pada susunan HOT, (TV big screen) periksa transistor pin cushion driver, andai transistor pin cushion open atau lepas, maka dapat mengakibatkan transistor HOT rusak.

Kadang anda ragu guna menghidupkan Televisi dengan problem laksana itu, karena khawatir andai transistor akan bobrok lagi, guna menghindari urusan tersebut terjadi, maka silakan kerjakan dengan teknik seperti inilah ini :
potong printed dari HVT ke colector transistor HOT
pasang fuse 500 mAh (14 inch) atau 630/800 mAh (20 inch ke atas) antara kedua printed yang diputus tersebut.

jika dihidupkan fuse tetap putus, berarti Televisi masih problem, maka kerjakan langkah berikutnya yakni :
sediakan 5 buah resistor 20 ohm 20 watt, pasang semuanya secara seri sebagai ganti fuse, pasang resistor itu diatas. hidupkan Televisi dan ukur tegangan outputnya dari HVT, contoh tegangan terukur 180 volt. jika tegangan telah terbit kira-kira setengah tegangan normal, berarti problem telah beres.
TRANSISTOR HOT BERULANG KALI RUSAK SETELAH BEBERAPA LAMA HIDUP
cek elco decoupling filter pada supply horizontal driver umumnya memiliki nilai 1 micro farad / 50 volt
OSC HOR yang memakai sistem count down keramik resistornya barangkali akan rusak, maka ganti saja dengan yang baru
OSC HOR yang memakai RC resonator, capasitor pada RL OSC barangkali rusak, ganti saja dengan yang baru.
cek nilai capasitor resonance, barangkali nilai menurun
mungkin pun tegangan B+ kadang naik, atau problem terdapaat pada wilayah regulatornya, running Televisi seraya dimonitoring tegangan B+ nya dengan AVO meter.

TRANSISTOR HOT PANAS
transistor pengganti bertolak belakang atau palsu
deflection yoke rusak, periksa saja barangkali ada tidak banyak gosong
ada komponen yang short sampai-sampai ada pemakaian arus berlebihan pada tegangan-tegangan supply HVT
jika terjadi pada TV Hitam putih, HVT rusak seringkali diikuti dengan tegangan 12 volt drops dan tersiar suara humming pada LS.

GAMBAR ROBOH (atau separuh layar, atau miring)
adjust HOR hold
cek susunan dual diode phase detector HFL
periksa susunan pulse HVT ke AFC, periksa nilai partnya.

GAMBAR ROBOH (TV BERWARNA)
jika terdapat control hold, maka diadjust H hold.
osc sistem count down, jajaki ganti keramik filter 500 kHz
cek nilai resistor dan capasitor filter AFC / AFC-1
ic OSC rusak, jajaki ganti
jika IC memakai internal resonatornya guna HOR osc.nya
ganti X-tal 4.43 atau capasitor seri dengan x-tal tersebut.

MUNCUL SUARA DARI HVT
hal ini diakibatkan frekuensi OSC berubah tidak tepat pada 15.625 Hz, tidak boleh terlalau lama tidak mempedulikan TV hidup dalam suasana ini, sebab menyebabkan HOT rusak
jika TV memakai RC OSC, maka ganti saja capasitornya
jika TV memakai count down, ganti keramik resonatornya
cek part-part pada pin-pin AFC, filter OSC HOR pada IC.

HOR TIDAK PENUH (KURANG LEBAR / MENYEMPIT)
cek tegangan supply B+
jika memakai rangkaian boost up B+, periksa elco, maka tegangan boost up
TV big screen, atur pin cushion, andai tidak bisa, cek susunan pin cushion.
cek capasitor resonance pada unsur HOR out amp. jajaki pasang paralel capasitor ekstra pada capasitor resonance pada unsur HOR OUT AMP jajaki apakah selama 1000pf atau andai belum sarat 2000pf, begitu seterusnya sampai penuh
jika oscilator HOR memakai internal resonator, periksa atau ganti x-tal dengan nilai 443 dan capasitor serinya.
IC OSC rusak.

HOR TIDAK LINIER
jika dapat di adjust, silakan atur coil liniernya
cek pemasangan coil linierity, barangkali terbalik
cek coil linierity, barangkali terbakar
TV big screen periksa H lin dengan remote
Transistor HOT palsu
Deflection yoke bukan aslinya.

0 komentar:

Post a Comment