Thursday, August 16, 2018

Mengatasi Kerusakan Yang Sering Terjadi Pada Blok Vertikal


Bismillah..
Kali ini saya mau share cara Mengatasi Kerusakan Yang Sering Terjadi Pada Blok Vertikal
Blok Vertikal Adalah blok yang mengolah tinggi gambar, blok vertikal terdiri dari 2 bagian:
  1. Vertikal osilator berfungsi sebagai pembangkit sinyal vertikal. Merupakan bagian dari IC besar, seperti misalnya TA8690, LA76810A, TMPA8873
  2.  Vertikal out berfungsi sebagai penguat akhir sinyal vertical lalu kirim ke defleksi yoke, Rangkaian ini biasanya menggunakan IC LA78040, LA7840, TDA8172 dan yang lainnya.
 Kerusakan blok vertikal akan mengakibatkan cacat tinggi tampilan gambar, seperti gambar kurang penuh atas bawah, gambar terlalu lebar atas bawah, gambar melipat dan masih banyak lagi.

Kerusakan blok vertikal bisanya terjadi karna komponen pendukung vertikal out aus, elko kering, Ic vertikal lemah atau dioda short karena lama pemakain. berikut beberapa kerusakan yang sering terjadi pada blok vertikal dan cara memperbaikinya :
  1. Gambar hanya garis mendatar
  2. Gambar garis mendatar (Horisontal) disebabkan vertikal yoke tidak bekerja, hal ini bisa terjadi karena yoke putus atau vertikal out tidak masuk ke yoke karena rangkaian vertikal out tidak bekerja. langkah pertama sebaiknya periksa dulu yoke sebelum anda obrak-abrik rangkaian vertikal, Jika yoke masih dalam kondisi baik periksa tegangan pada penguat vertikal, cek komponen-komponen disepanjang jalur output vertikal dari IC jungle/osilator. Bila output vertikal dari osilator ada dan tegangan supply amplifier vertikal ada, cek apakah tegangan pada output vertikal ada dengan voltmeter AC. Secara normalnya, tegangan output pada amplifier vertikal non simetris akan terbaca setengah dari VCC secara DC. Dan terbaca 0VDC bila pada penguat simetris. Bila kerusakan bukan pada blok penguat vertikal melainkan pada blok jungle-nya, cek v-ramp dan v-iref (baca datasheet IC yang dipakai).
  3. Kurang penuh atau terlalu penuh.
  4. Cek setelan v-size, cek apakah yoke yang terpasang cocok impedansinya atau sudah berubah impedansinya, cek tegangan supply (bila terlalu tinggi maka gambar akan memendek, begitu sebaliknya bila tegangan supply turun). Cek elko-elko diseputar penguat vertikal, kalau perlu direboisasi ulang meski kelihatan bagus, terlebih pada elko dan resistor-resistor vertikal feedback (feedback, bagian sistem penguat yang mengumpan balik sinyal dari output ke bagian inputnya, umumnya terdiri dari jaringan resistor dan kapasitor, RC). Bila disertai dengan gambar yang tidak linear, cek setelan V-LINE. silakan masuk ke service mode untuk penyesuain setelan.
  5. Gambar Melipat.
  6. Kerusakan seperti ini paling sering disebabkan elko vertikal out kering, biasanya elko ukuran 1000uf/35v. tapi tidak menutup kemungkinan dari komponen lain juga bisa.
  7. Gambar Tidak Linear.
  8. Coba setting ulang V-LINE dan V-SIZE dengan cara masuk service mode, jika ajustment tidak berhasil cek tegangan supply penguat vertikal, cek dioda pump-out, cek juga elko-elko diseputar IC vertikal terutama elko pump-out dan elko output vertikal juga Resistor nya. V-RAMP dan V-FEEDBACK juga dapat menyebabkan kerusakan ini. Pada penguat jenis simetris, cek tegangan output kedua V-Drive, harus seimbang. 
Demikian postingan saya kali ini semoga bermanfaat.

0 komentar:

Post a Comment